CERITA LAPANG

SERI #2

Kel. Jombang - Kamis,4 Juni 2020

Pertemuan dengan pak Iwan, Kesos Kelurahan Jombang dilaksanakan di halaman belakang Kantor Kecamatan Ciputat, hari Kamis, 4 Juni 2020. Hari itu pak Iwan sedang melaporkan kegiatan penyaluran Bansos ke Kecamatan. Hadir pula dalam pertemuan ini Pa Jono, Staf Kelurahan Serua Baru.

Pertemuan ini adalah tindak lanjut pertemuan saat pengantaran bantuan Yayasan Empatiku bagi kelompok terdampak di Kelurahan Jombang. Saat itu, saya mengingatkan tentang persiapan pengurusan SK kelurahan untuk tim SITI. Pak Iwan menanyakan dasar hukum selain UU No. 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, khususnya untuk wilayah Tangerang Selatan.

Masalah ini telah dibicarakan di management Empatiku dan akhirnya dibuatkan draft SK Kelurahan dengan dasar hukum tambahan yang berhubungan langsung dengan wilayah Tangerang Selatan. Dasar hukum yang mendasar yang telah ditambahkan adalah Permendagri No. 46 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Kewaspadaan Dini Di Daerah.

Memulai pembicaraan, pak Iwan menyampaikan kekhawatirannya dengan isu yang berkembang di masyarakat saat ini. Bahwa PKI kembali bangkit atas dukungan pemerintahan saat ini. Dan adanya pandemi Covid 19 karena pemerintah kita yang dzolim terhadap Islam. Pak Iwan berharap jika sudah jalan, Tim SITI Kelurahan bisa mengadvokasi hal ini.

Selanjutnya kami membahas dokumen rancangan SK Kelurahan. kami membahas satu persatu pasal. Ditemukan beberapa hal yang menurut pak Iwan kurang pas karena Kelurahan beda dengan Desa. Lalu pembahasan sampai pada hal pendanaan. Saya sampaikan bahwa dengan adanya SK Kelurahan, kedepan diharapkan kelurahan bisa mengalokasikan dana untuk tim SITI Kelurahan. Pak Iwan pun setuju dan berjanji akan segera menyampaikan ke pak Lurah.

Kami juga membicarakan tentang rencana pelatihan. PSBB akan berakhir tanggal 14 Juni 2020 dan diharapkan kegiatan pelatihan bisa dilakukan setelah itu agar tim bisa segera bergerak. Pak Iwan tidak setuju pelatihan dilakukan secara online karena peserta tidak terbiasa dan pasti tidak akan bias fokus. Oleh karena itu sebaiknya pelatihan dilakukan secara offline.

Cerita Lapang seri #2